Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Kuliner / Article

Sate Lilit dan Rujak Kuah Pindang, 2 Jenis Hidangan Halal di Pulau Dewata

calendar_today Des 30, 2019
schedule 7 tahun
A415cf698df83b22.jpg

Banyak kuliner khas tradisional daerah lain dijajakan di satu titik. Ada kuliner Betawi, Padang, Sunda, Jawa, dan lain-lain. Banyak juga ditawarkan makanan khas Bali. Ada beberapa kuliner halal yang bisa Anda jajal di Pulau Bali seperti Sate Lilit dan Rujak Kuah Pindang.

Sate Lilit

Sate lilit merupakan pilihan makanan halal yang bisa Anda santap di Bali. Bahan bakunya dari ikan laut, membuat Anda tidak perlu waswas. Akan tetapi jangan lupa untuk memilih sate lilit yang dijajakan terpisah dari menu nonhalal. Banyak sate lilit yang dijajakan khusus di sebuah kedai.

Selain ikan, daging hewan seperti ayam, sapi, bahkan kura-kura, biasa dililitkan ke bilah bambu. Daging bahan sate dicampur dengan kelapa parut, santan kental, jus lemon, bawang merah, dan lada.

Kadang, batangnya tidak selalu bambu. Bisa tebu atau serai. Sate lilit kemudian dipanggang di atas arang. Tidak seperti tusuk sate dari resep sate lain yang dibuat sempit dan tajam, tusuk sate bambu dari sate lilit itu datar dan lebar.

Bumbu yang melumuri sate lilit merupakan bumbu megenep – campuran rempah mulai dari daun jeruk nipis, santan, bawang putih, bawang merah, lengkuas biru, ketumbar, lengkuas kecil, kunyit, dan cabai.

Rujak Kuah Pindang

Siang-siang, menatap ombak yang berkejaran, bukan hanya kelapa muda yang segar untuk disantap. Sudah coba menikmati keindahan pesisir pulau dewata seraya mengunyah segarnya rujak kuah pindang? Di Jawa dan Sunda, rujak dibuat dari potongan buah-buahan muda yang cenderung masih keras dan masam rasanya. Buah disiram atau satu-satu dicolek ke bumbu sebelum dilahap.

Rujak kuah pindang pun dinikmati dengan kuahnya yang benar-benar terbuat dari ikan pindang. Anehnya, ikan sarden/lemuru akan mengeluarkan aroma dan rasa kaldu pindang yang relatif lebih kuat.

Buah-buahan yang dipakai dalam rujak kuah pindang tidak jauh berbeda dengan rujak umumnya seperti nanas, pepaya, belimbing, kedondong, bengkuang, mentimun, jambu atau mangga. Luar biasanya, irisan buah umumnya  terhidang dalam potongan yang memiliki gerigi.

Bumbu kuahnya selain ikan, ialah serai, terasi udang, gula pasir atau gula aren, petis, dan garam. Pilihan jumlah cabai yang ditumbuk tergantung permintaan kita. Camilan ini umum ditemukan di Bali sebelah selatan, misalnya di Kuta, Badung, dan Denpasar.

Recommended For You

Resep Rujak Maharaja, Kombinasi Rasa yang Menggugah Selera Kuliner

Resep Rujak Maharaja, Kombinasi Rasa yang Menggugah Selera

Des 11, 2019
Tahu dan Tempe Menjadi Barang Gaib Kuliner

Tahu dan Tempe Menjadi Barang Gaib

Feb 21, 2022
Buat Ayam Geprek di Rumah? Siapa Takut Kuliner

Buat Ayam Geprek di Rumah? Siapa Takut

Jun 01, 2020