Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Kesehatan / Article

Tren diet, Datang dan Pergi

calendar_today Des 28, 2019
schedule 7 tahun
13df35ae5db663d6.jpg

Bertahun-tahun mencoba segala jenis tips diet, tapi bentuk tubuh belum sesuai keinginan. Pernahkah mengalaminya? Ternyata, penyebab kegagalan itu salah satunya adalah karena mengikuti petunjuk yang salah dan tidak manjur.

Kita sudah mengetahui begitu banyak tips diet. Misalnya, dengan membatasi asupan kalori, detoks lemak, mengonsumsi makanan ringan sebelum makan besar, dan sebagainya. Belum lagi dengan banyaknya metode yang sekadar menjadi tren diet.

Menurut Cara Harbstreet dari Street Smart Nutrition seperti dikutip dari situs Bustle, tren diet berlaku selayaknya tren, dia datang dan pergi. ”Tren itu memberikan rekomendasi yang tidak realistis dan bahkan tidak aman bagi orang. Nutrisi dan kesehatan bersifat sangat personal supaya mencapai tujuan pribadi, prioritas, dan gaya hidup,” katanya.

Itulah mengapa banyak tips yang tidak berhasil, karena setiap orang berbeda. Apa saja tips diet yang tidak perlu diikuti karena tidak memiliki efek yang sama untuk setiap orang? Berikut ini beberapa di antaranya.

Pembatasan jumlah kalori

Banyak tipe diet menganjurkan untuk mengurangi jumlah kalori. Padahal, membatasi diri dari kalori akan menurunkan metabolisme tubuh dan membuat tubuh selalu dalam kondisi kelaparan. Terapis Kimberly Hershenson menganjurkan supaya kita tetap makan sesuai kalori yang dibutuhkan tapi dalam porsi kecil, setiap 3-4 jam. Itu membuat metabolisme tubuh berjalan lancar.

Melewati waktu makan

Ada juga tips diet yang mengatakan kita harus melewati satu kali waktu makan, atau bahkan lebih. Itu bukan hanya tidak sehat, tapi membuat kita akan mengalami diet yo-yo. Menurut psikolog Michelle Barton, tubuh dan pikiran membutuhkan lingkungan yang konsisten. Bila tidak, sistemnya akan terganggu dan menimbulkan penyakit.

Fokus pada penurunan

Kalau menurunkan angka berat badan menjadi tujuan, sulit untuk merasa senang ketika berada di atas timbangan. Timbangan tidak boleh menjadi barometer kesuksesan diet. ”Ada banyak faktor yang memengaruhi berat badan kita, misalnya, banyak mengonsumsi air dan waktu menimbang. Kalau kita fokus ke berat badan, kita hanya membuat diri sendiri mengalami kegagalan,” kata Rebecca Clyde.

Mencoba semua diet

Yang perlu diingat, tidak ada yang baik yang datang dari selalu coba-coba tren diet. Menurut ahli gizi Parker Condit, leluhur kita sudah mengajarkan hidup sehat tanpa trik, gawai canggih, atau apa pun juga. Mencapai tubuh ideal haruslah berupa gaya hidup yang berkesinambungan sepanjang waktu.

Menggunakan suplemen

Parker Condit mengatakan, sepertinya, penggunaan suplemen ketika diet memang meyakinkan. Akan tetapi, yang dibutuhkan sebenarnya adalah makanan bergizi dan berusaha mengubah kebiasaan buruk. Jika mereka berjanji suplemen akan menjadikan diet berlangsung lebih cepat dan mudah, barangkali mereka merupakan ’tukang obat’ ataupun penipu. Namun, ada sesuatu yang tidak diberitahukan semuanya.

Recommended For You

Jauhi Makanan Dan Minuman Ini Ketika Sahur Untuk Pengidap Maag Kesehatan

Jauhi Makanan Dan Minuman Ini Ketika Sahur Untuk Pengidap Maag

Apr 27, 2020
Inggris Laporkan Lebih dari 12 Ribu Kasus Varian Omicron Sehari Kesehatan

Inggris Laporkan Lebih dari 12 Ribu Kasus Varian Omicron Sehari

Des 25, 2021
Para Ahli Mengungkapkan Ada Bahaya Mengintai Minum Kopi Di Pagi Hari Kesehatan

Para Ahli Mengungkapkan Ada Bahaya Mengintai Minum Kopi Di Pagi Hari

Agu 03, 2021