Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Pengetahuan / Article

Berkreasi dengan Shibori sambil Melatih Kesabaran

calendar_today Des 29, 2019
schedule 7 tahun
7a5c80f014700f91.jpg

Shibori adalah cara menghias kain atau bahan tekstil dari Jepang dengan cara mencelup kain yang telah diikat, dijahit, atau dilipat menurut pola khusus. Di tanah air, shibori sering kali disamakan dengan jumputan dan teknik tie-dye, meskipun secara teknik masih dilakukan dengan cara-cara yang cukup sederhana.

Di Jepang, teknik menghias kain secara tradisional ini biasa menggunakan bahan celup dari pewarna alami di atas kain katun putih. Tidak seperti teknik tie-dye yang berkembang pada umumnya, shibori lebih berkonsentrasi pada pola desain secara menyeluruh yang mementingkan pengendalian pola.

Pengendalian pola adalah penerapan teknik resist-dyeing atau pencelupan sebagian kain dengan cara mencegah bagian lain agar tidak terkena zat warna. Resist itulah yang berperan menghentikan bahan pewarna agar tidak menyerap ke bagian kain yang tidak diinginkan.

Nah, sebenarnya, apa sih keistimewaan shibori dibandingkan dengan kain tekstil yang dijual di toko kain pada umumnya?

Hasil motifnya sering kali mengejutkan dan ekspresi kita saat melihat motif akhir itu yang sering kali tidak terlupakan.

Dari serangkaian pengikatan dan pencelupan, keistimewaan shibori yang paling kentara adalah unsur warna dan motif yang tidak terduga dari pencelupan. Karena seluruh pengerjaannya dilakukan dengan tangan, sudah pasti hasil akhir yang didapat tidak akan identik sama dengan hasil lainnya.

Selain bisa diaplikasikan pada selembar kain, teknik ini juga sering digunakan untuk mendaur ulang pakaian, membuat tas, bandana, dan kreasi lain berbasis kain.

Hmm, mengenakan kain cantik dengan motif dan warna "eksklusif' seperti ini, siapa yang tidak tertarik?

Aneka Shibori

Jumputan dan tie-dye sebenarnya merupakan beberapa dari banyak teknik shibori yang dikenal. Di Jepang, jumputan dikenal sebagai shibori kanoko. Teknik shibori ini dibuat dengan cara mengikat kain pada bagian tertentu untuk mencapai pola yang diinginkan. Pada dasarnya, pola yang dihasilkan sangat bergantung pada seberapa ketatnya ikatan kain dan bagian mana ikatan tersebut diterapkan.

Di Indonesia, sejak dulu sebenarnya kita juga punya segala jenis teknik shibori di berbagai daerah. Itu sama banget lho, mulai dari jumputan sampai sasirangan di Kalimantan yang juga dikenal sebagai kumo shibori.

Dikenal pula beberapa teknik shibori lain. Misalnya, ada shibori arashi yang dibuat dengan cara melilitkan kain pada tiang, lalu diikat kencang dengan benang, dan didorong membentuk kerutan. Hasilnya, kain lipit berpola serong yang menyerupai hujan di kala badai.

Ada pula shibori miura yang dibuat dengan mencabut bagian-bagian tertentu pada kain dengan menggunakan jarum kait. Benang tersebut tidak disimpul mati, melainkan dikencangkan. Hasil akhir dari proses ini berbentuk selembar kain yang mempunyai kesamaan dengan pola air.

Sampai sekarang, kayaknya tidak bisa terhitung dari lipatan dan ikatan yang dihasilkan, ada berapa motif berbeda yang bisa dihasilkan. Satu lipatan saja bisa menghasilkan 40 hingga 50 motif berbeda. Yang membedakannya kemudian adalah bagaimana cara kita mencelup kainnya ke pewarna. Belum lagi dengan teknik melipat yang lain.

Dalam beberapa tahun terakhir, kembalinya tren shibori semakin mengemuka di kalangan masyarakat. Berkreasi dengan shibori memiliki keasyikan tersendiri. Filosofi shibori layaknya menjalani hidup. Setelah menjalani serangkaian proses kita tidak pernah tahu hasil apa yang akan ditemui.

Itu sama dengan proses shibori. Setelah kain dilipat, diikat, dicelup, kita harus siap-siap terkejut dengan hasilnya. Itu yang terkadang membuat aktivitas ini priceless.

Recommended For You

Kisah Lelaki Penyok Penyelamat Kudeta Erdogan Pengetahuan

Kisah Lelaki Penyok Penyelamat Kudeta Erdogan

Jul 16, 2020
Cara Membuat Clay Untuk Replika dan Miniatur Pengetahuan

Cara Membuat Clay Untuk Replika dan Miniatur

Des 26, 2019
Yas Marina Sirkuit Balapan F1 Unik Mirip Disneyland Pengetahuan

Yas Marina Sirkuit Balapan F1 Unik Mirip Disneyland

Jan 18, 2020