Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Tips / Article

Panduan Investasi Properti Untuk Pemula

calendar_today Jan 31, 2020
schedule 6 tahun
E9b9ae764fbca122.jpg

Terdapat berbagai pilihan investasi yang ditawarkan kepada konsumen mulai dari investasi mata uang asing, saham, reksadana, obligasi, emas, atau pun investasi properti.

Melakukan investasi di bidang properti memerlukan dana besar. Walaupun demikian, jenis investasi ini menjadi salah satu opsi favorit di masyarakat. Pasalnya investasi properti ini menawarkan kenaikan nilai investasi dan  pendapatan berulang kali (bulanan atau tahunan).

Untuk pemula, carilah informasi serinci mungkin tentang properti yang akan Anda beli. Mulai dari faktor pendongkrak harga, cara nego, cara memperoleh properti murah, biaya di luar transaksi, kualitas bangunan, dan lain-lain. Hal ini pentingg sebagai tindakan preventif supaya luput dari investasi bodong atau bentuk kecurangan yang lain.

Obyek yang sebaiknya dibeli oleh seorang pemula ialah rumah ketimbang ruko ataupun apartemen. Dengan pertimbangan harga tanah jauh lebih besar peluangnya untuk naik ketimbang bangunan. Umumnya lahan tanah rumah lebih luas ketimbang ruko dan apartemen.

Bila Anda lebih tertarik melakukan investasi di lahan kosong, pastikanlah lahan itu terletak di lokasi yang strategis sehingga nanti dapat Anda sewakan kepada pihak lain sebagai lokasi usaha/bisnis..

Carilah lokasi properti yang ada di kawasan berkembang sehingga lebih gampang untuk disewakan atau tidak jauh dari pusat kegiatan di daerah tersebut. Kejelian pembeli amat menentukan nilai investasi selanjutnya.

Aspek legalitas properti pun perlu untuk diperhatikan. Status properti mesti jelas yakni objek yang sah diperjual-belikan. Agar jangan membeli properti yang tak ada surat-surat kelengkapannya.

Dana yang disiapkan bukan cuma sebatas harga jual beli namun juga dana di luar transaksi sebab dalam transaksi properti ada beberapa biaya yang muncul akibat transaksi itu, misalnya biaya untuk notaris dan pajak.

Sesudah dibeli, alangkah baiknya jangan terburu-buru dijual lagi, tunggu hingga harganya naik secara berarti. Harga properti yang terus-terusan naik dari tahun ke tahunnya akan memberikan keuntungan yang besar jika Anda bisa mencari momentum yang pas untuk kembali menjualnya.

 

Recommended For You

Strategi Membuat Call to Action (CTA) yang Persuasif untuk Meningkatkan Penjualan Produk Tips

Strategi Membuat Call to Action (CTA) yang Persuasif untuk Meningkatkan Penjualan Produk

Mar 24, 2025
Peran Ferrari dalam Mendorong Evolusi Desain Interior Mobil Sport Modern di Industri Otomotif Global Tips

Peran Ferrari dalam Mendorong Evolusi Desain Interior Mobil Sport Modern di Industri Otomotif Global

Jun 22, 2026
Pahala  Melimpah Bagi Muslimah yang Tinggal di Rumah Tips

Pahala Melimpah Bagi Muslimah yang Tinggal di Rumah

Nov 17, 2023