Breaking
Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.
Tips / Article

Kalau Cinta Cintaaa Banget, Kalau Benci Benciii Banget

calendar_today Des 17, 2024
schedule 2 tahun
725d5762031f5c42.jpg

Wanita dianugerahi perasaan yang mendalam, karena memang disiapkan menjadi seorang ibu yang harus memiliki kasih sayang dan perhatian yang mendalam juga. Untuk menghadapi anak-anak, maka perlu perhatian dan kasih sayang untuk menemani kesabaran menghadapi dan mendidik anak-anak.

Akan tetapi kelebihan ini tentu ada kelemahannya. Kelemahannya adalah terkadang perasaan wanita menutui akal sehatnya, perasaanya membuat pertimbangan mengambil keputusan bisa menghalalkan keputusan akal sehat. Dan ini memang harus dipahami karena wanita memang ingin lebih dimengerti.

Ketika wanita sudah jatuh cinta, maka ia sangat cinta sekali dan jika sudah benci maka ia benci sama sekali. ini adalah mayoritas sifat wanita. Karenanya beberapa yang ahli mengenai hal ini mengatakan bahwa wanita memang tidak bisa membagi cinta, karena begitulah tipe cinta wanita.

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: " Jika engkau berbuat baik kepada salah seorang diantara mereka (wanita) sepanjang setahun, kemudian melihat sesuatu yang mengecewakan dia akan berkata, " Saya tidak pernah melihat kebaikanmu sedikitpun".

Cinta yang sewajarnya saja.

Perilaku seperti ini tidak bagus yaitu terlalu berlebihan menyikapi cinta dan benci. Hal ini sudah diingatkan oleh Rasulullah shallallahu'alahi wa sallam, beliau bersabda :

"Cintailah orang yang kau cintai sekadarnya saja, bisa jadi suatu hari ia akan menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang benci sekadarnya bisa jadi suatu hari ia menjadi orang yang kau sayangi."

Dari Aslam bahwa Umah bin Khaththab radhiallahu anhu berkata : " Janganlah cintamu menjadikan keterlenaan bagimu, dan jangan pula kebencianmu menjadikan kehancuran bagimu".

Aku (Aslam) berkata, "Bagaimanakah itu?"

Uma berkata, Bila engkau mencintainya maka engkau mencintainya sampai engkau terlena sepeti layaknya seorang anak kecil, dan bila engkau membenci, engkau menginginkan kehancuran baginya."

Penjelsann hadits dijelaskan dalam Fatwa A-Islamiyah "Akan tetapi maksud hadits adalah agar tidak berlebihan dan melampaui batas dalam hal cinta."

Demikianlah kita diperintahkan agar bersikap pertengahan dalam sesuatu hal. Tidak terlalu ekstrim dan tidak terlalu meremehkan juga.

Allah 'Azza wa Jalla berfirman: " Dan demikian pula kami telah menjadikan kamu (umat Islam) umat yang pertengahan dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul menjadi saksi atas perbuatan kamu..{

 

Recommended For You

Prestasi Universitas Ma'soem: Membangun Bakat dan Inovasi Tips

Prestasi Universitas Ma'soem: Membangun Bakat dan Inovasi

Apr 21, 2025
Jasa Sosial Media Marketing: Strategi Tepat Menjangkau Generasi Milenial Tips

Jasa Sosial Media Marketing: Strategi Tepat Menjangkau Generasi Milenial

Apr 16, 2025
Mengoptimalkan Kampanye dengan Hashtag Sosmed Viral Pemilu 2029 Tips

Mengoptimalkan Kampanye dengan Hashtag Sosmed Viral Pemilu 2029

Jun 21, 2025